Sistem Kemasyarakatan

Sistem kemasyarakatan maksudnya adalah pengelompokan orang-orang dalam suatu masyarakat dan hubungan antara individu baik dalam kelompok yang sama maupun antara kelompok yang berbeda.
Beberapa pengelompokan utama pada orang Sunda sebagai hasil sistem masyarakatnya berdasarkan berbagai kriteria adalah ;

Berdasarkan tempat : adanya orang Sunda dari berbagai daerah, misalnya orang Sunda Banten, Bogor, Priangan, Cirebon, Karawang dsb.

Berdasarkan keadaan materi: adanya lapisan anu beunghar (kaya) dan lapisan sangsara (miskin);

Berdasarkan prestise feodalistis: adanya orang Sunda menak (bangsawan) dan cacah/somah (rakyat biasa), orang Sunda terpelajar dan bukan terpelajar;

Berdasarkan profesi mata pencaharian: pegawai negeri, pengusaha, pedagang, petani, buruh, nelayan dan lain-lain.

Perbedaaan lapisan tersebut tidak menjadikan jurang pemisah antara sesama. Adapun hubungan antara individu-individu di masyarakat Sunda berdasarkan keinginan, adanya keharmonisan dan kerukunan, sehingga cita-cita untuk menjadi orang yang cageur, bageur, bener, pinter (sehat, baik hati, benar, pintar), diutamakan sekali pelaksanaannya dalam hubungan sehari-hari di masyarakat, bukan saja terhadap sesama orang Sunda tetapi juga terhadap yang lainnya. Karena dalam bahasa Sunda ada pepatah yang mengandung ajaran bahwa kita harus baik terhadap tamu termasuk kepada para pendatang. Pepatah itu adalah someah hade ka semah, artinya ramah dan baik hati terhadap tamu.

Berikan Komentar

E-mail Anda tidak akan dipublikasikan. Bagian yang bertanda bintang harus diisi !

*